Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Tinjau Lokasi Longsor di Desa Cihanjuang

Senin, 11 Januari 2021 | Januari 11, 2021 WIB Last Updated 2021-01-11T07:08:47Z

Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil meninjau lokasi tanah longsor di Desa Cihanjuang. /Instagram.com/@westjavagov_.

HALLO TASIK
 - Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil meninjau lokasi tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, pada Minggu 7 Januari 2021.


Menurut Ridwan Kamil, BPBD Jabar, BPBD Kabupaten Sumedang, Basarnas dan  TNI/Polri, terus mencari korban longsor yang belum ditemukan. 


"Kami sedang bergerak menolong semoga sehari dua hari selesai, karena areanya tidak terlalu sulit untuk dilakukan pertolongan. Mohon kerja samanya memberikan ruang kepada petugas untuk mengamankan dan secepatnya memberikan pertolongan," ucapnya. 


Ridwan Kamil meminta, semua pihak untuk waspada bencana longsor susulan karena berdasarkan laporan yang diterima, masih terjadi retakan tanah di sekitar lokasi bencana. 


"Sesuai protokol juga semua masyarakat di radius yang rawan ini sudah dievakuasi ke tempat lebih aman. Ini menjadi peringatan, masyarakat dan pemerintah harus bekerja sama karena tidak semua lahan layak untuk ditinggali dan tidak bisa dipaksakan. Lahan ini sebenarnya memang rawan untuk ditinggali," ucapnya. 


Setelah meninjau lokasi bencana longsor, Ridwan Kamil menyerahkan bantuan untuk warga terdampak bencana longsor dan diterima langsung oleh Bupati Sumedang. 


Dalam agenda yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyalurkan bantuan Dana Siap Pakai untuk korban dan penanganan bencana kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang. 


Sementara itu, BPBD Jawa Barat sudah mengirim bantuan berupa sembako dan peralatan untuk membantu proses evakuasi dan mendirikan dapur umum yang berlokasi di SMA Negeri 1 Cimanggung. 


Berdasarkan laporan kejadian bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, tanah longsor terjadi pada Sabtu (09/01/2021) pukul 16:00 WIB akibat hujan dengan intensitas tinggi. 


Longsoran tebing setinggi 20 meter dan panjang 40 meter tersebut menimbun 14 unit rumah, serta menyebabkan puluhan warga meninggal dunia dan mengalami luka-luka. Longsor berada di lokasi yang memiliki kemiringan yang cukup curam. 


Ridwan Kamil mengatakan, pada kejadian longsor pertama tertimbun delapan orang dan pada longsoran kedua korban mayoritas adalah para penolong longsor pertama, termasuk Danramil Cimanggung yang menjadi korban.


"Selain Danramil Cimanggung Kapten Inf Setyo Pribadi, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang Yedi dan Humas UAR (Potensi SAR) Cahyo Riyadi, menjadi korban saat melaksanakan tugas," imbuhnya. (jbr)

×
Berita Terbaru Update