Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Monev Pariwisata Pangandaran Menghadapi Libur Panjang Akhir Tahun 2020

Selasa, 08 Desember 2020 | Desember 08, 2020 WIB Last Updated 2020-12-08T06:29:48Z

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik. /Dok. jabarprov.go.id.

HALLO TASIK
- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik bersama Satgas Pemulihan Ekonomi Daerah (PED) melakukan kunjungan ke Pangandaran  dalam rangka pemulihan ekonomi daerah sekaligus memantau kesiapan sektor pariwisata menjelang libur akhir tahun 2020. 


Dedi Taufik, yang juga selaku Ketua Divisi Pariwisata Telekomunikasi dan Transportasi Satgas PED, melakukan pembahasan bersama PHRI, Asita, HPI dan stakeholder wisata Pangandaran.


Dalam arahannya Dedi menjelaskan bahwa pentingnya memantau pelaksanaan protokol kesehatan di industri wisata yang ada di Pangandaran, secara konsisten dengan selalu merujuk pada status kewaspadaan Covid -19. 


"Saat ini Pangandaran berada di level kewaspadaan kuning (rendah). Diperoleh informasi bahwa reservasi di beberapa hotel untuk tanggal 24 - 31 Desember 2020 telah mencapai okupansi sekitar 40% dan terus meningkat," ucap Dedi, di Saung Gawir Resto Kampung Turis Pamugaran, Kab. Pangandaran, Sabtu, 5 Desember 2020.


Dedi mengingatkan agar pengelola hotel untuk lebih meningkatkan ketegasan menjalankan protokol kesehatan, 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), dalam rangka meminimalisir resiko kenaikan jumlah warga terpapar Covid-19 pasca liburan. 


"Kita harus mengingatkan kepada tamu atau wisatawan menjalankan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19," ujarnya.


Selain berdiskusi dengan stakeholder usaha pariwisata, Kadisparbud Jabar juga bersama tim satgas PED melakukan diskusi bersama komunitas Ekonomi Kreatif dan UMKM, yang bertempat di Shane Jose Resort Batukaras, sekaligus memantau pelaksanaan protokol kesehatan destinasi, hotel dan resto di kawasan Batukaras. (jbr)


×
Berita Terbaru Update