Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Begini Nasib Pelaku yang Ancam Bunuh Kapolda Metro Jaya di WhatsApp

Selasa, 15 Desember 2020 | Desember 15, 2020 WIB Last Updated 2020-12-15T04:08:57Z

Konferensi pers Penyebar Berita Hoax dan Ujaran Kebencian dan atau Ancaman. /Instagram.com/@humas.pmj.

HALLO TASIK
 - Polisi menangkap S (40) usai diketahui mengancam akan membunuh Kapolda Metro Jaya (Irjen. Pol. Dr. Drs. H. Muhammad Fadil Imran, M.Si). 


Pelaku mengancam lewat pesan yang tersebar di aplikasi WhatsApp.


Dalam unggahan itu, pelaku memasang foto Kapolda Metro Jaya lengkap dengan pakaian dinasnya. Ia menarasikan Kapolda Metro Jaya tengah diburu.


“Dalam sebuah tangkapan layar grup WhatsApp, pelaku memposting foto Kapolda Metro Jaya lengkap dengan pakaian dinasnya dan diberikan tulisan ‘Dicari orang ini, pembunuh bayaran segera hubungi mujafudfisabililah’,” kata Kabid Humas Polda Metro (Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus).


Menurutnya, pelaku kerap mengunggah dan menyerukan kebencian kepada aparat TNI – Polri dalam grup tersebut. 


Salah satunya pesan berisi seruan mencopot Fadil Imran dari jabatan Kapolda Metro Jaya dan Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si dari jabatan Kapolri.


“Jadi banyak kalimat setelah kita dalami handphone tersangka ini dan dia yang masif menyebarkan dengan ujaran provokasi menghujat TNI – Polri, Termasuk mencopot Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya dan Kapolri,” terangnya.


Ia menambahkan pelaku sejak bulan September 2020 telah tergabung ke dalam dua grup.. Penyidik kini masih mendalami peran tersangka di grup tersebut.


Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 UU ITE Tahun 2008 dengan ancaman 6 tahun penjara. (pol)

×
Berita Terbaru Update