Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Berani Bersedekah, Itulah Salah Satu Ciri-ciri Pedagang yang Sukses

Minggu, 08 November 2020 | November 08, 2020 WIB Last Updated 2020-12-02T07:38:55Z

Sedekah paling kecil manfaatnya itu untuk tolak bala. (Foto: wajibbaca.com)

Hallotasik.com
 - Saya teringat pak Anwar Musaddad, ketua zakat center Cirebon. Pak Anwar pernah menyarankan kepada saya dan temen-teman lainnya ketika saya masih mahasiswa.


"Kelak jika sudah lulus dan berprofesi sebagai apa pun, lebih-lebih yang dagang nantinya, itu meski gemar sedekah. Niatnya karena Allah ta'ala. Harus membantu dan menolong orang lain. Memudahkan konsumen memenuhi kebutuhan mereka. Bukan malah menipu, mencurangi, merebut, dan memeras," pesannya di ruang rapat kala itu. 


Ini sejalan dengan pesan dari para tetua, yang alim dan berprofesi sebagai pedagang pernah berujar, "jika kita ingin sukses dunia dan akhirat, caranya adalah dengan berbuat kebajikan. Bukan berbuat kejahatan".


Pak Anwar kemudian melanjutkan, "jika di rumah punya celengan, akan lebih bagus jika di samping celengan itu juga diletakkan kotak amal,"


"Untuk apa?" tanyaku


"Itu untuk mempermudah kamu bersedekah. Biar nggak harus keluar ke mushola atau ke masjid. Nanti kalau Sqholeh memasukkan uang  kecelengan buat nabung, jangan lupa masukin juga uang ke kotak amal yang disampingnya. Jika sudah penuh kotak amalnya itu, segera kirim ke mushola atau ke kerabat yang membutuhkan," jelasnya pada saya.


Saya perhatikan, mendengarkan dan menyimak pesannya.


"Biasakan sebelum membuka warung masukan uang ke kotak amal itu. Dan kalau nutup warung sore atau malam hari masukan lagi uang ke kotak amal itu sebagai rasa syukur ke gusti Allah yang memberikan kita rizki seharian ini," sarannya kepada kami.


"Anak-anak muda harus kuat secara ekonomi, ilmu dan secara mental spiritual. Nggak boleh ngasal, nggak boleh berputus asa. Harus berusaha keras dan dekat dengan orang tua," dia menyemangati.


Malam ini, seorang laki-laki seumuran paman saya belanja beras, dia minta beras dua kilogram. Tapi ditimbang sekiloan dua.


Dia bilang, "mas bagi dua aja ya sekilo-sekilo."


"Oh iya pak, buat persiapan besok ya?" tanya saya sembari melayani menyiapkan beras.


"Buat dibagi, mas. Biar tinggal naruh di rumah orang," jawabnya.


"Kirain buat sendiri, untuk sedekah ya, biar rizkinya tambah lancar ya pak?" kata saya.


"Sedekah paling kecil manfaatnya itu untuk tolak bala. Masalah berdampak pada rizkinya saya serahkan ke gusti Allah saja." kata bapak itu.


"Bapak, terima kasih sudah berbelanja, nasehatnya luar biasa, mantap," ucapku sembari menyerahkan belanjaannya.

 

Oleh: Ahmad Sholeh, Pedagang Sembako.

×
Berita Terbaru Update