Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tudingan Pejabat Dinas Pertanian Pemkab Sukabumi Melukai Wartawan

Selasa, 06 Oktober 2020 | Oktober 06, 2020 WIB Last Updated 2020-10-06T13:14:13Z
Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Eli Sulastri SP, MM (Foto: Media IBS)


Hallotasik.com, Palabuhanratu - Pernyataan Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Eli Sulastri SP, MM yang menuding wartawan hanya minta uang, telah melukai harkat dan martabat wartawan Sukabumi.

Sejumlah wartawan Sukabumi bereaksi keras dan meminta organisasi wartawan yang menaunginya untuk melakukan klarifikasi.

Sebaiknya klarifikasikan kepada Kepala Dinas dan Pjs Bupati, bisa dibenarkan tidak, pejabat kok menuding seperti itu? Jika tidak benar, langkah apa yang akan diambil oleh pimpinan?

Screen shoot berita ini membuat wartawan Sukabumi melakukan konsolidasi untuk merespon pernyataan pejabat Distan Pemkab Sukabumi

Namun mayoritas wartawan lainnya berpikir lebih simpel dengan mendorong pimpinan organisasi wartawan untuk melaporkan pejabat tersebut kepada pihak yang berwajib.

Pemred Media Hallosukabumi.com, Budi Purnomo S..IKom, M.IKom juga menyesalkan statemen pejabat Distan Pemkab Sukabumi yang tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik yang umumnya media friendly.

"Beliau sudah menyerang profesi yang melukai hati wartawan. Urusannya bisa panjang karena mengandung unsur penghinaan dan perbuatan yang tidak menyenangkan, semua terkait urusan hukum," kata Budi, Selasa (6/10/2020).

Pemberitaan Media IBS

Seperti diketahui, media cetak Investigasi Berita Sukabumi (IBS) menurunkan berita berjudul "Kabid Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Tuding Wartawan Hanya Minta Uang" dan screen shoot berita itu langsung menyebar luas ke berbagai grup whatsApp wartawan Sukabumi dan Bogor.

Mengutip media IBS, di ruangan kerjanya sang Kabid mengungkapkan bahwa wartawan yang datang padanya beralasan bersilaturahmi tapi ujung-ujungnya duit. 

Sang Kabid pun langsung menunjuk salah seorang wartawan berinisial (YT) bahwa dia pernah datang padanya yang ujungnya meminta uang, namun seketika itu wartawan tersebut pun (YT) membantah tudingan sang Kabid.

"Saya sudah capek dengan banyaknya wartawan yang datang kepada saya yang 
ujungnya minta uang. Saya sering mengeluarkan uang dari dana pribadi bukan dari dinas."

"Dinas tidak ada anggarannya untuk dibagi-bagikan pada wartawan, bahkan air minum yang Anda-anda minum di ruangan saya pun bukan uang dinas, melainkan uang pribadi saya sendiri." katanya dengan nada yang tinggi dan terlihat emosi. 

Demikian laporan media Hallosukabumi.com - Jaringan Media Hallo. (*/bud)
×
Berita Terbaru Update