Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pasca Banjir, Ribuan Warga Garut Mulai Kesulitan Air Bersih

Rabu, 14 Oktober 2020 | Oktober 14, 2020 WIB Last Updated 2020-12-02T08:16:30Z

Banjir dan Longsor Timpa 6 Kecamatan di wilayah selatan garut. (Foto : Instagram @pemkab_garut)


Hallotasik.com, Garut
- Paska dilanda banjir bandang ribuan warga di sejumlah Kecamatan di wilayah Garut Selatan tepatnya di Kecamatan Pamengpeuk dan Cibalong sebagai daerah terparah dilanda banjir bandang kini sangat memerlukan pasokan air bersih.


"Selain itu juga putusnya aliran listrik menambah penderitaan warga karena kesulitan untuk berkomunikasi," kata Kepala Desa Mandalakasih Iwan Darmawan dalam keterangannya, Selasa (13/10/2020).


Iwan menyatakan, di desanya ada 500 KK atau sekitar 1200 Jiwa yang rumahnya terendam banjir bandang. Mulai dari Kampung Asisor, Sukapura, Sukagalih, dan yang paling parah di Leuwi Simar karena berada di bantaran sungai.


"Rumah warga mulai terendam air sejak pukul 04.00. Kebetulan saya ada di tempat dan semua warga terselamatkan kecuali barang-barang," kata Iwan,


Dikatakan, selain untuk minum, air bersih juga dibutuhkan untuk membersihkan lumpur di dalam rumah.


"Kami juga harap listrik bisa cepat hidup. Soalnya jaringan listrik yang mati membuat komunikasi jadi susah. Sinyal telepon jadi jelek," keluhnya.


Disamping itu, lanjutnya, hewan ternak milik warga juga banyak yang hilang terbawa banjir, sedangkan sebagian warga sudah diungsikan ke kantor kecamatan, desa, dan Koramil saat banjir terjadi.


"Tidak ada korban jiwa. Cuma materi saja karena banyak barang yang terbawa hanyut. Kerugian ditaksir sekitar Rp200 jutaan," jelasnya.


Pihak lain, General Manager PT PLN (Persero) Unit Jawa Barat Agung Nugraha mengungkapkan, banjir yang terjadi di Garut selatan menyebabkan 298 gardu PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat terkena dampaknya. Saat ini, sambungnya, gardu-gardu tersebut masih terendam banjir.


"Kami akan tetap melakukan pemantauan terhadap lokasi-lokasi terdampak banjir. Sementara kami amankan listriknya sampai benar-benar siap untuk dinyalakan agar masyarakat terhindar dari sengatan listrik," ujarnya.


Atas itu, Agung menyampaikan, permohonan maaf dan mengharapkan pengertian kepada warga bila terjadi pemadaman listrik di lokasi yang terdampak banjir dan wilayah sekitarnya.


"Terpaksa kami lakukan demi keselamatan warga yang terdampak banjir," pungkasnya. (jbr)

×
Berita Terbaru Update