Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

10 Ambulans Pemkot Bawa 40 Santri Positif Covid, Rusunawa Penuh

Minggu, 04 Oktober 2020 | Oktober 04, 2020 WIB Last Updated 2020-12-02T02:36:22Z
Konvoi 10 mobil ambulans bawa pasien Covid-19 di Kota Tasikmalaya.
 (Foto : Harapanrakyat.com)


Hallotasik.com, Tasikmalaya - Sebanyak 10 ambulans milik Pemerintah Kota Tasikmalaya berkonvoi lagi mengevakuasi 40 santri positif corona dari klaster pesantren ke gedung isolasi darurat Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Universitas Negeri Siliwangi (UNS) Tasikmalaya, Jumat (2/10/2020).


Tambahan pasien positif itu membuat bangunan Rusunawa penuh dan pemerintah setempat mulai menyiapkan Rumah Sakit (RS) darurat dengan menyewa dua hotel di Kota Tasikmalaya.


Apalagi, proses tracing dan tes swab di klaster pesantren masih dilaksanakan dan menunggu hasilnya dalam beberapa hari ke depan.


"Iya, hari tadi sebanyak 10 ambulans konvoi lagi membawa pasien positif sebanyak 40 orang. Proses evakuasi dilakukan penjemputan dua kali bolak balik. Rusunawa langsung penuh, kita sedang proses RS darurat," jelas Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan, kepada wartawan, Jumat petang.


Ivan menambahkan, jumlah keseluruhan pasien positif yang dirawat di beberapa rumah sakit dan rusunawa sebanyak 137 pasien sampai hari ini.


Dari jumlah itu, sebanyak 16 pasien dikarantina terkonfirmasi positif simptomatik dan 121 pasien diisolasi terkonfirmasi asimptomatik.


Sebanyak 9 pasien terkonfirmasi positif melalui simptomatik meninggal dunia dan dari asimptomatik nol kematian.


"Proses evakuasi tadi dari jumlah 53 santri yang diketahui positif kemarin ditambah 2 orang diketahui positif hari ini. Dari jumlah itu sebanyak 40 orang diisolasi di Rusunawa dan sisanya ke RSUD Soekardjo Tasikmalaya," tambah Ivan.


Pihaknya mulai mengevakuasi pasien terkonfirmasi positif sejak Jumat pukul 14.00 WIB.


Jika sampai nantinya pasien bertambah lagi, Ivan mengatakan akan segera mempersiapkan RS darurat di hotel dan Gelanggang Olahraga (GOR) Dadaha, Kota Tasikmalaya.


"Makanya kita sedang mempersiapkan RS darurat karena dari klaster pesantren masih ada yang di tes swab," ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Titi K menyebut, total jumlah pasien positif corona yang dirawat di Rusunawa UNS berjumlah 72 orang dan kondisinya sudah tak bisa menampung lagi.


"Total semuanya di Rusunawa sampai tak bisa diisi lagi sekarang sebanyak 72 pasien," katanya. Demikian, seperti dikutp Kompas.com. (*/kom)
×
Berita Terbaru Update