Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Terbang ke Vietnam, Kab. Tasikmalaya Bicara soal Pertanian

Minggu, 09 Agustus 2020 | Agustus 09, 2020 WIB Last Updated 2020-12-02T02:33:34Z

Kab. Tasikmalaya diwakili Bappeda mendapat kehormatan untuk berpartisipasi dalam event akademik internasional sebagai keynote speaker kedua. (Foto : tasikmalayakab.go.id)

Hallotasik.com, Tasik - Sebuah Konferensi Internasional sebagai salah satu kegiatan Passage to ASEAN (P2A) digelar di Ho Chi Minh City, Vietnam, Jumat (17/7/2020). Mengusung tema "Sustainable Agricultural Development in Vietnam - Experience of Asian Countries", konferensi ini menghadirkan pembicara utama (keynote speakers) dari Thailand, Indonesia, Philipina, dan Taiwan. Selain itu sejumlah makalah karya peneliti pertanian dari Vietnam dipresentasikan di hadapan ratusan mahasiswa, dosen, dan praktisi pertanian dari negara yang telah menjadi salah satu eksportir beras dunia ini.  Acara ini dihadiri pula oleh Konsul Jenderal Negara-negara Asia diantaranya India, Indonesia, Thailand dan Taiwan.

Kabupaten Tasikmalaya diwakili oleh Bappeda mendapat kehormatan untuk berpartisipasi dalam event akademik internasional ini sebagai keynote speaker kedua. Bappeda diundang oleh panitia konferensi untuk memaparkan pengalaman dalam penyusunan dan pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2016 tentang perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Kegiatan ini sedianya dilaksanakan bulan April 2020, namun diundur menjadi bulan Juli disebabkan pandemi Covid-19  dengan berbagai penyesuaian atau adaptasi kebiasaan baru. Peserta dari dalam negeri Vietnam hadir secara langsung di kampus the University of Economic and Law, Ho Chi Minh City. Sedangkan peserta dan pembicara internasional mempresentasikan makalahnya dan berdiskusi secara daring dari tempatnya masing-masing.

Pembicara yang mewakili Kabupaten Tasikmalaya, Satya Laksana, seorang Fungsional Perencana di Bappeda, mengatakan bahwa banyak hal positif yang dapat diambil dari kegiatan ini. Selain dapat membagikan pengalaman pembangunan di daerah sekaligus memperkenalkan Kabupaten Tasikmalaya kepada dunia internasional, juga dapat menimba pengalaman pembangunan dari negara-negara tetangga.

Walaupun  kegiatan ini diselenggarakan dalam situasi dunia yang sedang melaksanakan pembatasan aktivitas sosial akibat Pandemi Covid-19, Satya merasakan bahwa teknologi informasi sangat membantu memberikan solusi. “Saya presentasi dari meja kerja saya di kantor. Alhamdulillah dapat berjalan dengan lancar. Walaupun memang rasanya sedikit berbeda dengan konferensi tahun lalu sebelum ada wabah, yang dapat langsung bertatap muka, berdiskusi, dan sekaligus menjalin relasi dengan peserta dari negara lain.” Jelasnya.

Makalah dalam bentuk policy paper yang sebelumnya ditulis dalam bahasa Indonesia itu telah dipresentasikan pada Konferensi Nasional Penerima Beasiswa Bappenas dan Pejabat Fungsional Perencana di Jakarta pada tanggal 13-14 November 2019, ditetapkan sebagai presenter terbaik ke-3. Kemudian diminta untuk dipresentasikan dalam konferensi Ilmiah Internasional di Vietnam karena sesuai dengan tema konferensi.

Konferensi Internasional ini adalah kali kedua Satya menghadiri acara serupa. Pada bulan Juli tahun 2019, Satya menghadiri konferensi internasional di kota Male, Maladewa. Pada kesempatan itu Satya memaparkan strategi pemerintah daerah dalam mengelola proyek pembangunan nasional yang dihentikan.

Satya bersyukur karena pemerintah menyediakan program fasilitasi bagi ASN untuk hadir dan berbicara di forum ilmiah Internasional. Menurutnya program dari Pusbindiklatren Bappenas tersebut dapat menambah pengalaman ASN sekaligus memperkenalkan daerahnya ke mancanegara. Menurutnya, Kabupaten Tasikmalaya memiliki keunikan daerah dan dinamika pembangunan tersendiri yang dapat ditulis dan dipresentasikan dalam forum ilmiah di tingkat internasional.

 “Mudah-mudahan ke depan program dari Bappenas yang juga didukung oleh pemerintah kabupaten ini dapat terus dilanjutkan, walaupun tentu akan ada penyesuaian atau adaptasi pasca pandemi,” pungkasnya. (tsk)

×
Berita Terbaru Update