Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sanksi Tegas Menunggu ASN yang Tidak Netral di Pilkada 2020

Sabtu, 29 Agustus 2020 | Agustus 29, 2020 WIB Last Updated 2020-12-02T07:21:11Z

Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus. (Foto : dpr.go.id)

Hallotasik.com, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus meminta, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak netral dalam Pilkada Serentak 2020 diberikan sanksi tegas.


"Penegakan hukum terhadap pelanggaran yang dilakukan ASN yang tidak netral harus diberikan sanksi yang tegas, agar yang lain tidak melakukan hal yang sama pada daerah dan tempat yang berbeda," kata Guspardi, Sabtu (29/8/2020).


Dia menilai, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) harus menata ulang aturan bagi promosi ASN yang kewenangannya ada pada kepala daerah.


Menurut dia, para ASN sering sekali tergiur dengan promosi yang dijanjikan saat ditawarkan menjadi tim sukses calon kepala daerah.


"Bagaimanapun sulit untuk netralitas itu dilakukan karena dia (ASN) ingin menjadi kepala dinas, dia ingin mendapat perhatian dari kandidat yang menang," ujarnya.


Politisi PAN itu juga meminta KemenPAN-RB membuat aturan yang jelas soal rekrutmen ASN, harus proporsional dan profesional, tidak ada kaitan dengan tim sukses.


"Kalau ini tidak dilakukan sulit rasanya ASN itu diminta untuk netral," tuntasnya. (rri)

×
Berita Terbaru Update